cialis fiyat
escort girl service

Pastikan Daging Kurban yang Kita Terima ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal)

islampos_daging_segar

Assalamu’alaikum……Sobat Gamais, bentar lagi kita akan merayakan hari raya Idul Adha atau yang juga dikenal dengan hari raya Idul Qurban. Pada hari raya ini umat muslim akan melaksanakan ibadah kurban. Perlu sobat Gamais ketahui bahwa daging kurban memberikan kontribusi yang luar biasa pada tingkat konsumsi daging masyarakat Indonesia. Dengan adanya daging kurban yang dibagikan setiap tahunnya akan meningkatkan konsumsi daging masyarakat Indonesia.

Selain tata cara ibadah yang benar saat ini yang perlu kita perhatikan adalah kesehatan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat luas. Seperti dalam tuntunan ibadah kurban kita dianjurkan untuk memberikan ternak yang terbaik untuk dikurbankan. Dalam Al Qur’an juga diriwayatkan bahwa,

“Wahai orang-orang yang beriman, berinfaklah dengan sebagian yang baik dari usaha kalian dan sebagian yang Kami tumbuhkan di bumi ini untuk kalian. Janganlah kalian memilih yang buruk lalu kalian infakkan padahal kalian sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji.” (Al Baqarah: 267).
Berdasarkan riwayat di atas, Allah swt menganjurkan untuk selalu memberikan yang terbaik dalam sedekah maupun untuk berkurban dan meniatkan semua itu untuk mendapat ridha Allah swt. Pemerintah Indonesia sendiri sudah menetapkan kriteria daging yang sehat yaitu ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Aman berarti daging tersebut aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Dalam daging tersebut tidak mengandung bahan berbahaya atau beracun yang dapat membahayakan kesehatan. Bahan berbahaya termasuk residu obat yang terdapat pada hewan.
Sehat berarti hewan yang disembelih merupakan hewan yang sehat, sehingga tidak ada kekhawatiran akan ada penularan penyakit dari hewan ke masyarakat melalui daging kurban. Banyak sekali penyakit dari hewan yang dapat menular kepada manusia. Dan seringkali penyakit ini tidak menimbulkan gejala klinis pada hewan namun memberikan efek yang fatal pada manusia.
Utuh berarti daging kurban tersebut tidak dicampur dengan daging jenis lain atau dengan kata lain dioplos. Jelas perbuatan seperti ini tidak akan mendapatkan pahala dari ibadah kurban itu sendiri.

Halal yaitu daging kurban berasal dari hewan yang disembelih sesuai dengan syariat Islam. Hal ini erat kaitannya dengan animal welfare atau kesejahteraan hewan. Hewan yang dikurbankan harus mendapat perlakuan yang layak.
Untuk memastikan apakah daging kurban yang diterima ASUH, sobat Gamais bisa menghubungi Dinas Peternakan di daerah setempat. Petugas dari dinas akan memeriksa apakah hewan anda sudah ASUH atau belum.

Terlepas dari itu semua mari kita kembali ke niat kita. Apabila kita kembali melihat niat kita sebelumnya yaitu untuk melakukan ibadah kurban tentunya hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalkan. Dalam berkurban kita dianjurkan untuk memberikan ternak yang tebaik karena ternak itu akan menjadi kendaraan kita nantinya. Perlu diperhatikan bahwa rasa niat tulus kita dalam melakukan ibadah kurban akan menjadi jaminan bahwa daging yang kita bagikan ASUH. Sebagai seorang muslim yang taat kita tidak akan memberikan daging yang tidak baik untuk masyarakat yang sebagian besarnya adalah kaum dhuafa.

Oke, sobat Gamais semoga informasi terkait kriteria daging kurban yang sehat dapat bermanfaat bagi kita semua. Yang belum tahu jadi tahu dan yang udah tahu dapat semakin tahu.

Ada udang dibalik batu, Wassalamu’alaukum warahmatullahiwabarakatu.
Inspirasi :
http://asudomo.wordpress.com
http://www.darussalaf.or.id

One comment to Pastikan Daging Kurban yang Kita Terima ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal)

  • rindymanggalya  says:

    Syukron infonya :)

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>